⚡Presentation ‘WWI EMPIRES AND CAUSES OF THE FIRST WORLD WAR. Ottoman Turkish Empire The Ottoman Turkish Empire was the “middle” point between East and West and in the.’

29 Feb

WWI EMPIRES AND CAUSES OF THE FIRST WORLD WAR. Ottoman Turkish Empire The Ottoman Turkish Empire was the “middle” point between East and West and in the.

Source: ⚡Presentation ‘WWI EMPIRES AND CAUSES OF THE FIRST WORLD WAR. Ottoman Turkish Empire The Ottoman Turkish Empire was the “middle” point between East and West and in the.’

Pernik Rumah Tangga (3)

9 Oct

Saya dan Kak Atjeng sama-sama mahasiswa angkatan 2003. Bedanya, tahun 2008 saya sudah sarjana sementara Kak Aceng sampai 2012 masih istiqomah menjadi mahasiswa S-1 (berapa tahun, ayooo? :D). Pada 2009 kami menikah dan sejak itu pula saya berusaha mendorongnya untuk segera menyelesaikan kuliahnya supaya bisa melanjutkan ke strata selanjutnya. Tapi rupanya dorongan saya selalu mentah hingga akhirnya saya memutuskan untuk bersabar.

khankhalili_cafee__2

Continue reading

9 Oct

Ada kalanya sebagai kakak saya bersedih terlalu dalam. Bukan karena saya tidak bisa membimbing adik saya dalam menentukan langkah, melainkan saya tidak mampu. Saya tidak mampu sebab ketika saya melihat ke dalam diri saya, tidak ada keteladanan yang dapat ia temukan di sana.

Dua Kepintaran Terbaru dari Fatih

19 Sep

Sudah lima hari ini anak saya sakit. Sakitnya nggak macem-mecem, sih. Pertama, demam dua hari, kemudian dilanjutkan dengan batuk-batuk dan hidung meler sampai hari ini. “Itu artinya bakal makin pinter…” begitu orang-orang menghibur saya. Saya hanya tersenyum dan mengaminkan sambil bertanya-tanya, apa iya kudu sakit dulu baru makin pinter? lah kasian anak gue.

Dipanagara

                                Dipanagara

Continue reading

Mimpi yang Terlupakan

14 Sep

Entah bagaimana ceritanya, ketika SMP saya jadi keranjingan dengan aktivitas mendongeng. Saya membeli recorder dan kaset-kaset kosong hanya untuk merekam suara saya sendiri ketika sedang mendongeng. Adakah yang mendengarkan? tentu tidak😀 Lalu, saat saya mengelola kelas membaca di rumah, anak-anak tetangga pun menjadi korban yang harus memberikan telinga mereka pada saat saya mendongeng. Sejak itulah, saya bermimpi untuk menulis dongeng untuk anak-anak sekaligus membacakannya.

Continue reading

Kamar yang Tidak Diam

14 Sep

Ngoprek-ngoprek tulisan lama yang berujung pada nostalgia zaman ngekos.

Kamar yang Tidak Diam

 

Hujan memang sedang mencintai Depok, hingga sering kali enggan berpisah terlalu lama. Seperti juga malam ini, hujan membuatku memasuki kamar tidurku dengan basah. Memang, tidak kuyup, hingga aku masih juga betah diam di kamar dengan pakaian basah.

Kamarku bukan kamar yang diam. Pintu masuknya yang ada dua saja sudah cukup ribut. Diperlukan suara “srek..srek..srek..” yang cukup lama dan berulang-ulang untuk membukanya. Maklum, pintu geser. Musik pun menjadi hiburan yang cukup sering dipilih untuk menemani keberadaanku, entah itu ketika sedang diam, tidur, mengerjakan tugas, atau pun sekadar membaca. Namun, ada lagi sebuah suara yang akan melengkapi keramaian kamar; suara teman sekamarku. Suaranya memang tidak bisa digolongkan pelan, celakanya ia bahkan tidak tahu kalau ia mempunyai suara yang tidak pelan.

Continue reading

A bitter-sweet story about me: on being a teacher

18 Aug

Akhir-akhir ini saya lagi hobi ngoprek-ngoprek tulisan zaman dahulu kala ketika kancil masih suka tipu-tipu buaya dan kura-kura bisa memenangkan lomba lari dari kelinci. Maksudnya, tulisan-tulisan yang sudah berumur, yang ketika saya membacanya, maka senyum saya pun mengembang lebar. Aroma yang menguar dari endapan kata, meghidupkan kilas balik kisah yang tidak ada salahnya saya jadikan media pengingat agar menjadi manusia yang lebih baik.

And here it is. A bitter-sweet story about me: on being a teacher.

IMG_0750 - Copy

don’t look at me. I’m shyo_O

Continue reading

Seberapa Kala

17 Aug

: ags

seberapa kala

ialah tentangmu

yang tiba-tiba datang

khusyuk:

seperti gerimis

saat kuberjalan

dan tak sempat berhenti

untuk mengembangkan payung

ragaku seperti basah dengan airmu,

sedang rembesannya mengendap di hatiku.

(2008)

Tentang siapa

8 Aug

IMG_9083

#1

di labirin sunyi, hanya ada kita;
berpandangan tanpa mata
bergenggaman tanpa raga

sudah kubilang kan, rindu itu sembilu
tapi ia juga madu
melukaimu beribu-ribu
tapi kautetap saja menunggu

Continue reading

Lelaki Itu (Episode Masa Kecil)

5 Jun

Lelaki itu menyimpan ketegasan, kewaspadaan, dan keteguhan di balik sorot matanya. Lelaki itu, bahkan, seringkali saya temukan tengah mengontrol tatapannya agar tak terlalu tajam. Saya tidak tahu, tapi pasti kehidupannyalah yang membentuknya seperti itu. Ketika sedang berdekatan dengannya, tak jarang saya merasakan pancaran aura super-saiya yang membuat saya menjadi sedikit kaku.

Lelaki itu, lelaki paling teratur sedunia. Ia punya presisi yang begitu akurat. Segalanya harus tertata dan terorganisasi. Jika ada satu hal yang bergeser dari standarnya, sorot matanya akan berubah. Bagi saya, seringkali ucapannya terdengar seperti “sabda”. Untuk mengabaikannya saya begitu takut, dan sebab itulah saya banyak mengingatnya.

Lelaki itu juga punya segunung kasih sayang dalam hatinya. Maka, meski dalam ketegasan, meski dalam kewaspadaan, meski dalam keteguhan, tak ada hal lain yang saya rasakan kecuali kasih sayang.

Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 31 other followers