0

Fatih yang Sedang Suka Ngobrol

“Momi, bangun. Momi jangan tidur”

“Maaf Fatih, mama harus baring dulu sebentar,” jawab saya.

“Momi, momi kenapa?”

“Kepala dan punggung mama sakit, Nak.”

“Fatih pijit, momi?”

“Boleh, pijit dahi mama ya, Fatih. Tapi pakai bibir saja.”

Dan sore itu, wajah saya diciumnya berkali-kali. Saya tahu, seharusnya pusing dan sakit di punggung saya bisa serta-merta hilang sebab saya telah menerima obat yang paling mujarab.

Fatih, si penggemar berat kereta api

Fatih, si penggemar berat kereta api

Continue reading

Advertisements