8

Menyambut Musim Semi Kelima

Aroma musim semi mulai menyeruak dari balik kelopak bunga yang mulai mekar. Mesir yang cokelat mulai menampakkan warna-warninya. Hari ini, kami bertiga–saya, Kak Aceng, dan Fatih–menikmati hari dengan jalan-jalan di Taman al-Azhar. Taman, yang dalam pandangan saya, adalah taman terindah seantero Cairo. Bunga-bunga mulai bersemi, meski tak semua sempat saya abadikan sebab bagaimana pun, Fatih tetaplah musim semi terindah dan paling menarik untuk saya kagumi 😀

Image

Kembang sepatu merah merekah indah mengundang mata untuk singgah sejenak

Continue reading

Advertisements
5

Mulai Menata Hati

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana proses menyapih dapat terjadi. Tapi, saya mulai mencobanya. Bagaimanapun, Fatih sudah hampir 22 bulan dan saya hanya punya waktu dua bulan lagi untuk menikmati masa-masa menjadi ibu menyusui bagi Fatih. Dulu, ayah saya pernah mengatakan, “Kalau bayi lahir jangan buru-buru diambil atau disusui supaya dia ‘olahraga’ dulu, banyak gerak, belajar mengatur nafas.” Saya juga pernah membaca di salah satu artikel tentang parenting guide bahwa di Prancis dan Amerika orangtua terbiasa membiarkan anaknya menangis barang 2–5 menit setiap malam. Alasannya supaya anak bisa belajar menguasai diri sendiri sejak dini. Saya pun sempat mencoba beberapa kali dan selalu gagal sebelum hitungan ke-60.

 

Bersama harimau, kelinci, dan penyu. Teman bercerita.

Bersama harimau, kelinci, dan penyu. Teman bercerita.


Continue reading