Ada kalanya sebagai kakak saya bersedih terlalu dalam. Bukan karena saya tidak bisa membimbing adik saya dalam menentukan langkah, melainkan saya tidak mampu. Saya tidak mampu sebab ketika saya melihat ke dalam diri saya, tidak ada keteladanan yang dapat ia temukan di sana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s