Fatih Sakit!

Ya, seharusnya saya biasa aja. Sakit kan hal normal yang bisa menghampiri siapa pun. Tapi kalau lihat anak kecil sakit, apalagi anak sendiri, rasanya nggak tega.

Awalnya, saya tidak terlalu  sadar karena Fatih masih aktif, pecicilan, loncat sana, loncat sini, guling kanan, guling kiri, kayang, push up, balapan liar, lari-lari…. nggak ada yang aneh, deh. Tapi, nafsu makannya mendadak surut. Satu ketika, seperti biasa Fatih meminta jatah buah kesukaannya: lemon. Iya, lemon, yang asam itu. Eh tiba-tiba dia nangis kesakitan. Saya segera memeriksa mulutnya; rupanya sariawan. Saya pikir sariawan biasa, ternyata saya salah.

my man and my little man

my man and my little man

***

Kebiasaan Fatih sebelum tidur adalah menggigit hidung saya “Tapi aku gigitnya sedikit supaya momi nggak sakit.” Sewaktu ia menggigit hidung saya, saya merasakan udara di mulutnya lebih hangat dari biasa, bahkan cenderung panas. Ketika saya mengusap-usap kakinya, saya pun mulai merasakan ada beberapa bintik-bintik kecil yang berdiam di sana. Saya segera teringat bahwa sebelum tidur, saya pun melihat bintik-bintik merah di telapak tangannya. Selain itu, frekuensi buang air kecilnya pun menjadi jauh berkurang dan setiap malam bisa terbangun, menangis sampai lebih dari 10 kali.

Keesokan harinya bintik-bintik di tangan dan kaki Fatih bertambah banyak. Saya pun bertanya kepada adik-adik saya yang dokter. “Kemungkinan flu singapura.” demikian diagnosis mereka setelah melihat foto yang saya kirim dan menelaah cerita dari saya. Flu singapura atau hand, foot and mouth disease (HFMD) menjadi prioritas di kepala saya pada hari itu. Saya meng-googling untuk mendapat penjelasan yang lebih rinci dan melihat gambar-gambar mengenai penyakit tersebut. Saya bersyukur bahwa bintik-bintik di tangan dan kaki Fatih tidak terlalu banyak.

Ketekejutan saya justru tiba ketika saya memeriksa mulut Fatih dengan lampu kecil. Fatih yang susah sekali makan, mendadak menangis ketika makan buah, dan menjerit ketika sikat gigi, ternyata karena kondisi bagian dalam mulutnya sangat menyedihkan. Sariawan yang di lidah barangkali hanya empat atau lima. Namun, yang saya temukan di langit-langit mulutnya tidak ingin saya hitung karena saya tidak kuat melihatnya terlalu lama. Gusi di bagian geraham pun terlihat seperti abses ringan. Malam itu, saya dan Kak Aceng membawanya ke dokter.

Dari dokter kami diberi tiga resep obat yang harus ditebus, tapi hanya satu yang kami beli, yaitu spray untuk mengurangi rasa sakit dan infeksi di mulut. Sementara dua obat lainnya saya rasakan bisa diganti dengan terapi rumahan. Pulang dari dokter kami membeli es krim dalam jumlah yang  cukup lumayan karena dari artikel-artikel yang saya baca, es krim dapat mengurangi rasa sakit di mulut. Ternyata, Fatih makan es krimnya dengan lahap. Saya menyemprotkan spray dua kali dalam selang waktu sekitar 12 jam ke mulut Fatih dan ternyata efeknya cukup cepat. Sariawan di langit-langit mulutnya jauh berkurang.

Hari ini, sementara Kak Aceng keluar sampai malam, saya mendedikasikan diri di dapur untuk membuat apa pun yang bisa dimakan oleh Fatih dengan bahagia. Siangnya, ia mengajak saya keluar untuk membelikannya  cat air. “Momi, aku sudah sembuh kan. Aku mau siap-siap pergi. Momi ikut?”  

DSC_0275 - Copy

Sebetulnya, flu singapura atau HFMD bukanlah sesuatu yang amat berbahaya, tapi sangat perlu diwaspadai. HMFD akan sembuh dengan sendirinya pada hari ke-5 atau ke-7 dan sebaiknya anak yang terpapar tidak pergi ke tempat-tempat bermain anak sampai masa inkubasi penyakitnya berakhir (kira-kira hari ke-7 s.d. hari ke-10) sebab penyakit ini dapat dengan mudah menular kepada anak-anak di bawah 10 tahun, utamanya balita.

3 thoughts on “Fatih Sakit!

  1. ih baru baca. abib juga pernah kena flu singapur, waktu setaun berapa bulan gitu. untungnya masih nenen. jadi gak terlalu khawatir soal asupan..hehe
    yang enggak banget adalah, besoknya gue ketularan.
    fyi ya lu, rasanya SAKIT BANGET. abib cuma kena 5 hari. gue lebih dari 7 hari. dan berat badan gue susut sampe 5 kg, karena bener2 enggak bs makan.

    hadeh jangan sampe kena lagi deh. dan alhamdulillah ya elo gak ikut ketularan. heuheu…

    • min, alhamdulillah gw kagak kena. ga kebayang sakitnya kaya apa. yang bikin gw ngerasa bersalah adalah gw pernah marahin pas die kaga mau makan eh taunya kan emang sakit bgt mulutnya T_T

      • NAH itu dia lu. waktu itu gue sampe mewek2 minta maap karena pernah ngomelin abib pas dia ga mau makan. ehhh besoknya gue ngerasain deh. hehehe..
        dibalas kontan ditempat!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s