Pulang

rainy-afternoon

sumber gambar: di sini

mari pulang,
jangan sesering itu menengok ke belakang
“nanti tersandung,” katamu
sedang di depan, jalan terang masih membentang

mari, kemari. kita pulang bersama:
pada harap, pada doa
yang entah sampai kapan kita titip lewat hujan
supaya membenih juga mereka dalam tanah


(mumpung jalanan masih basah,
kita nikmati lagi aroma tanah selepas hujan:
aroma harap dan doa kita)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s