Ketika Fatih Mulai Mengelap Ingusnya

Musim pancaroba sedang menyerang Cairo. Banyak orang yang menjadi korban perubahan musim ini. Salah satunya adalah Fatih Dipanagara alias Fatih. Anak ini mulai terpapar flu dan batuk. Saya sebagai ibu, secara naluriah punya keinginan untuk menyusut ingusnya yang seringkali menyembul di berbagai kesempatan, seperti ketika makan, mandi, dan main. Biasanya saya mengelap ingus Fatih dengan bahan handuk yang lembut atau menyeka dengan tangan saya. Namun, dalam situasi-situasi tertentu, terkadang saya juga menggunakan ujung baju tidur saya😀.

ImageTadi sore ketika saya sedang menemani Fatih bermain, tiba-tiba dia mendekati saya. Senyum kasih sayang pun saya pampang selebar-lebarnya, selebar rentangan tangan saya yang siap memeluknya, Namun, apa dikata, bayangan romantis itu buyar ketika tiba-tiba tangan Fatih memegang ujung baju saya dan secara spontan digunakan untuk mengelap ingusnya. Setelah itu, ia pun kembali bermain dengan bahagia meninggalkan saya yang terpana. Benarlah, anak adalah peniru terbaik. Ia mendengar, melihat, dan merasakan apa yang ada di sekelilingnya, bahkan hal kecil sekali pun, sebagai role model dalam tumbuh-kembangnya.

Menyadari hal itu, saya pun segera mengambil sapu tangan kecil. Kemudian saya katakan di dekat kupingnya, “Fatih, nanti lap ingusnya pakai ini, yaaa… ”

//

2 thoughts on “Ketika Fatih Mulai Mengelap Ingusnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s