Corat-Coret Tembok

Libur semester datang, hati pun senang😀

Dari awal liburan sih saya dah berencana untuk corat-coret tembok kamar. hehehe.. ya, ini kan buat Fatih *alasan padahal mau nostalgia masa kanak-kanak*. Akhirnya, setelah diskusi sama si cinta, saya pun mulai menggambar-gambar. Ka Aceng juga punya saham. Pertama dia gambar burung hantu, kedua singa, tapi dua-duanya gagal. hehehehe… akhirnya Kak Aceng gambar kucing, monyet, dan burung.

Nah, corat-coret kamar tuh ternyata asyik banget ya! bikin kita makin ikrib–saya, kak Aceng, dan Fatih–juga bikin suasana lebih hidup. Kalau Fatih lagi liatin gambar-gambar itu, biasanya saya ngomong di sebelahnya, “Ini anak ayam, warnanya kuning, suaranya ‘piyak.. piyak..’ ini ibunya, warnanya cokelat. dia mau kasih cacing ke anaknya. Tapi kata Baba cacingnya gak boleh digambar soalnya kasihan Fatih, masa kecil-kecil udah kenal cacing..” hahaha… Ya intinya, gambar itu membantu saya untuk bikin cerita-cerita baru buat Fatih.

Imageini dia fotonya

Nah, itu dia penampakan hasil corat-coret temboknya. Belum 100 persen jadi sih. Masih ada burung-burung, monyet, kodok, dan balon udara yang harus dicat. Oh ya, pakainya cat acrylic aja karena cepat kering dan nggak bau.

corat-coret tembok ini juga hadiah untuk Fatih yang sudah 6 bulan (tepatnya 6,5 bulan) dan mulai makan. Cerita tentang Fatih yang mulai makan bakal saya tulis di sini, entah kapan. Selamat atas hadiahnya, ya, Fatih!

ImageKak Aceng, saya, Fatih, dan Isma (adik saya)

//

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s