17 agustusan!

kamis kmaren (16 agustus 2007), pas lagi les basa inggris, tepatnya waktu guru saya nanyain tentang: lu, sebenere gimana sih islam memandang gitar? kok ada nasyid yang pake gitar, tapi ada juga yang nggak. nah loh, gimana tuh?
nah, pas saya lagi ditanya, tiba-tiba terdengarlah suara bergemuruh dari luar tempat les (ILP). yup, suara marching band-an. ooohhhhh…akhirnya pembicaraan harus diputus dulu, sebab kami (murit2 lesannye) mau menyaksikan momen penyambutan 17 agustusan yang memang biasa diadain setahun sekali.
pemandangan indah itu saya saksikan dari balkon lantai tiga, dekat dengan kelas yang sedang dipakai. pertama, para abri, polisi, pegawai negri, dan guru berjalan dengan teratur dalam barisan diiringin suara marching band-nyeh.
abis itu, suasana pun semakin gudang garam merah alias ‘meriah euyyy’. pasalnya, giliran barisan anak smu, smp, pmr, dan pramuka sekota bogor yang pada meramaikan jalanan. wahhh.. itu mah ngeliatnya bener-bener lucu. tapi saya rada heran, biasanya kan pawainya pagi-pagi pas tanggal 17 agustusnya, eh, sekarang malem-malem. tapi gapapa sih, dimulainya juga ba’da isya kok. ga ganggu azan lah suara pawainya.
sepanjang peserta pawai ini menggunakan sebagian badan jalan, otomatis perjalanan pun terganggu selama sekian puluh menit (ga sampe setengah jam). trotoar pun dipenuhi orang-orang yang hendak menyaksikan pawai tersebut.

dan euforia 17 agustus ini pun menghampiri adik-adik saya yang tiba-tiba aja, seharian kemarin (jumat, 17 agustus 2007), nyanyiin lagu 17 agustus, ibu kita kartini, dari yakinku teguh, rayuan pulau kelapa, bandung lautan api, dan tanah air. bahkan adik saya yang umurnye 4 tahun, ayyub, sudah bisa menyanyikan lagu 17 agustus dan ibu kita kartini.
oia, adik saya yang tepat di atas ayyub, adil, menang juara tiga lomba makan kerupuk. hahahaa. dia mah kaga ada kemajuan: dari tahun ke tahun juara tiga lomba kerupuk wae.

gimana pun,
menyaksikan 17 agustusan di bogor selalu menyenangkan. cuma mungkin, seringkali hilang pemaknaan. segalanya cuma sebatas seremonial.
eh, tapi: happy independence day untuk smua (ini adalah salah satu contoh hilangnya rasa kebangsaan. maaf, maksud saya: Dirgahayu Republik Indonesia!)

eh, ngobrol-ngobrol, abis itu gimana ya nasib gitar dan nasyidnya? yah..nasibnya demikian adanya, saya mencoba menjawab dengan seadanya. benar-benar seadanya. dan sekadar info aje, di kelas saya itu, kebetulan yang tau istilah nasyid cuma dua orang, selaen guru saya. sedih bener yak? hehehe

4 thoughts on “17 agustusan!

  1. 17 seharian liat tv sampai mata jerenglagi tergila-gila liat ssejaaarah perang 10 november dan jejak sang proklamaator kisah hatta yang disiplin dan berintegritaaas dilanjut tan malaka..bapak republik indonesiamaaf numpang nongol meramaikan 17 asgustus😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s