pergeseran

Pergeseran

di sini

bulan selalu terhalang awan

malam-malam

kian torehkan tinta kegelapan

pohon-pohon tinggal bayangan

tertimpa sorot lampu di jalan

binatang malam terkubur tapakan

tersisa derik jangkrik tentang kebencian

kebun-kebun berubah jadi petakan

berdiri puing bangunan antara kepulan

desah angin yang menyusupi ilalang

bisu oleh hentakan

derap laras serdadu jalang

oh, saksikan

tidakkah kami memeluk malam

hingga tangan keriput kedinginan?

sadarkan,

bangunkan,

tanyakan,

matikah kami?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s